Maulid Nabi 1448 H, Wabup OKU Ingatkan Pentingnya Ahlak Di Era Digital

banner 468x60

Baturaja, lintassumsel.com — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Ir. H. Marjito Bachri, ST mengajak masyarakat untuk tetap menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan. Menurutnya, kemajuan zaman harus berjalan seiring dengan penguatan iman, kepedulian dan persaudaraan.

 

Pesan tersebut disampaikan Marjito saat menghadiri Tabligh Akbar dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid As-Sajadah, Jumat (28/8/2026).

Peringatan Maulid Nabi di Masjid As-Sajadah berlangsung khidmat. Kegiatan tersebut dihadiri H. Mustafa Kamal beserta keluarga selaku pendiri Masjid As-Sajadah, Ketua Pengurus Masjid As-Sajadah Sepriansyah, SE, Wakapolres OKU Kompol Hendro Suwarno, SH, serta penceramah Buya H. Aidil Fitrisyah Musa, LC., M.Si.

 

Wakil Bupati mengatakan, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi ruang untuk merefleksikan keteladanan Rasulullah SAW sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengingatkan masyarakat agar kemajuan teknologi tidak sampai mengikis nilai-nilai keagamaan. Sebaliknya, teknologi harus dimanfaatkan untuk memperluas pengetahuan, mempererat silaturahmi dan menyebarkan pesan-pesan kebaikan. “Jangan sampai kemajuan teknologi dan informasi justru membuat kita semakin jauh dari nilai-nilai agama. Mari kita gunakan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat,” ujarnya.

 

Menurutnya, tantangan di era digital bukan hanya bagaimana masyarakat mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga bagaimana tetap menjaga etika dan akhlak dalam menggunakannya.

 

Karena itu, Wabup mengajak masyarakat untuk bijak dalam menyampaikan informasi maupun berinteraksi di ruang digital, serta tidak menjadikan media sosial sebagai sarana menyebarkan fitnah, ujaran kebencian atau hal-hal yang dapat memicu perpecahan.

 

Selain itu, Marjito menyerukan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah. Perbedaan pilihan, pandangan maupun latar belakang, menurutnya, jangan sampai menjadi sekat yang memutus tali persaudaraan. “Kita harus mampu membangun kehidupan masyarakat yang saling menghormati, saling membantu dan saling menguatkan,” katanya.

 

Marjito juga menekankan pentingnya peran masjid dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga harus mampu menjadi pusat pembinaan umat, memperkuat ukhuwah, membangun kepedulian sosial dan menumbuhkan generasi muda yang religius serta berakhlak mulia.

 

Di penghujung sambutannya, Marjito menyampaikan apresiasi kepada pendiri dan pengurus Masjid As-Sajadah, panitia, para ulama, tokoh masyarakat serta seluruh jamaah yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

 

Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar menjadi momentum mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi mampu menumbuhkan kecintaan kepada beliau dan mendorong umat untuk mengamalkan sunnah serta akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Semoga kecintaan kita kepada Rasulullah SAW semakin kuat dan semoga kita semua mendapatkan syafaat beliau di yaumil akhir kelak,” pungkasnya.

 

Turut hadir sejumlah kepala OPD, di antaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja Drs Firdaus, Kepala Dinas Sosial Iwarman, dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Monang , tokoh agama, tokoh masyarakat serta jamaah Masjid As-Sajadah.(Mzon)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *