Dugaan Politik Uang Cakades di Desa Lubuk Atung layangkan surat ke Pihak Terkait

  • Whatsapp
banner 468x60

LAHAT, – Pasca Pilkades serentak yang diadakan di Kabupaten Lahat, usai masyarakat masing- masing Desa yang ikut Pesta Demokrasi ini menentukan hak pilihnya, ternyata dibeberapa Desa menimbulkan permasalahan yang kemudian dibuktikan dengan terbitnya laporan ke pihak terkait.

Salah satu contoh kasus kecil dari ratusan Desa yang melaksanakan Pilkades, Desa Lubuk Atung Kecamatan Pseksu Kabupaten Lahat membuktikan bahwa Pilkades di desa ini tidak berjalan sesuai dengan aturan dan mekanisme Pilkades yang ada money politik ternyata masih menjadi primadona bagi masyarakat.

Maka dari itu hari ini Kamis (23/12/2021) mantan calon Kades Desa Lubuk Atung Kecamatan Pseksu namor urut 05 didampingi timnya melakukan Konferensi Pers terkait kecurangan yang dilakukan oleh salah satu calon nomor urut 04 diduga melakukan Money Politik.

Atas dugaan Money Politik tersebut, membuat masyarakat hilang akal, sehingga mengantarkan nomor urut 04 memperoleh nilai mata pilih tertinggi di Desa Lubuk Atung Kecamatan Pseksu. Informasi adanya Money Politik tersebut diketahui mantan colan yang gagal menjadi Kepala Desa setempat.

Dalam perkara ini, apabila yang dilakukan Kades terpilih nomor urut 04 benar adanya, maka Fakta Integritas yang disepakati bersama sebelum pencoblosan jelas telah dilanggar dan dicoreng serta bakal menimbulkan persepsi yang buruk kedepannya di Desa Lubuk Atung.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Juruh Bicaranya Bambang Haryanto didamping Mantan Calon Kades nomor urut 05, menjelaskan memohon kepada pihak terkait agar dapat mempertimbangkan untuk tidak melantik Kades terpilih di Desa Lubuk Atung Kecamatan Pseksu nomor urut 04 , dikarenakan telah didapatkan bukti- bukti dengan dugaan kecurangan dan berkompetisi Pilkades yaitu di Desa tersebut.

“Pihak kami sudah meloporkan kepada pihak terkait atas kecuranga Pilkades di Desa Lubuk Atung dengan bukti- bukti seperi poto warga yang menerima saluran uang dan Vidio pada saat warga dikonfirmasi menerima saluran uang dari Kades terpilih,”jelas aktivis muda ini dihadapi awak media.

Lanjutnya disini sangat berharap besar dapat menjadi pertimbangan dan perhatian kepada pihak terkait dapat digugurkan dan tidak dilantik menjadi Kepala Desa Lubuk Atung.

“Kami sudah meloporkan dugaan kecurangan ini ke pihak Kecamatan Pseksu namun belum ada tanggapan. Kami harap pihak terkait dapat menyelesaikan permasalahan ini,”harapnya.(ganda/lili)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *